Langsung ke konten utama

7 FAKTA SESATNYA WALIBASAH

Ini adalah tulisan pak Yayan mantan pakubumi

7 FAKTA SESATNYA WALIBASAH

1. Sesat atau salah dalam memahami definisi jamaah.
Walibasah sdg berfirqah dari jamaahnya umat Islam, tapi dalam khayalan mereka; bhw mereka sedang berjamaah.
2. Sesat atau berlebih2an dalam memahami bai'at, sehingga kedudukan bai'at diletakkan di atas syahadat.
Menurut dalil QH seseorang yg sdh mengucapkan dua kalimat syahadat maka dia sah menjadi orang Islam.
Tapi menurut khayalan waibasah, walaupun orang itu sdh bersyahadat tapi kalau blm bai'at kpd bp Imron maka Islamnya tdk sah.
3. Sesat dlm keyakinan, mereka meyakini sbg satu2nya golongan yg akan masuk surga.
Maka siapapun orang yg bukan anggota walibasah, setinggi apapun ilmu dan ketaqwaannya kpd Allah, mereka yakini mati sewaktu2; pasti, wajib masuk neraka selama2nya.
4. Sesat dlm akhlak, mereka menjadikan dusta dan kepura2an (tipu daya) sbg metode dakwah.
Sehingga menjilat kpd penguasa termasuk _risywah_ (rasuah) atau "suap" adalah perkara yg wajar dan terpuji.
5. Sesat dalam ilmu, mereka membodoh2i jamaah dg "ilmu mangkul".
Sehingga ilmu agama yg sangat luas dan tinggi menjadi sempit dan kecil.
Kitab2 ilmu karya para ulama di dlm walibasah menjadi "barang haram."
6. Sesat dlm urusan infaq, mereka mewajibkan infaq persenan mengalahkan zakat.
Dalil2 zakat digunakan untuk menarik infaq dari jamaah.
Tapi penyaluran atau pembagian harta hasil infaq tsb tdk dibagikan sesuai ashnaf yg telah ditentukan oleh Allah dlm al-Quran.
7. Sesat dalam masalah taubat, mereka membuat aturan "penyaksian taubat", setidaknya ada dua7 penyimpangan dlm hal ini:
i) Bisa menjerumuskan pd _i'tiqad_ syirik, sbb jamaah yg menulis surat taubat meyakini bhw hanya dg melalui penyaksian bp Imron atau para anteknya mk taubatnya baru bisa diterima oleh Allah sehingga dosa2nya doampuni oleh Allah.
ii) Suatu bentuk membuka aib yg dilarang oleh Allah dan Rasul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat balasan dari Syaikh Abdul Muhaimin Abu Samah

Tahun 1965 M, datang surat balasan dari Syaikh Abdul Muhaimin Abu Samah (meninggal 1978 M), Imam Masjidil Harom dan Pengajar di Darul Hadits Khairiyah Mekkah, kepada Juraij Mahfudh terkait pertanyaannya kepada Mahad Darul Hadits Mekkah mengenai pengakuan pendiri Islam Jamaah Haji Nur Hasan Ubaidah:  1. Apakah benar beliau ini lulusan dari Darul Hadits?  2. Apakah benar doktrin manqul yang beliau ajarkan?  3. Apakah benar pengakuannya bahwa ia adalah wakil dari Amirul mukminin (rahasia) ?. Maka Syaikh Abdul Muhaimin menjawabnya dengan surat ini (lengkapnya silahkan baca digambar), yang secara ringkas : 1. Beliau menantang Haji Nur Hasan agar menunjukan bukti syahadah (ijazah)nya yang sah berstempel kalau betul ia lulusan Darul Hadits. Beliau juga membantah doktrin manqul sebab kitab-kitab yang sudah dihimpun sudah dapat diterima walaupun tanpa manqul sekalipun. 2. Beliau membantah pengakuannya terkait amirul mukminin dan beliau mengatakan bahwa dunia s...

MANA YANG AKAN ENGKAU BAIAT???

Bagi orang Jamaah Musllimin (Hizbullah), LDII, Jamaah Khilafah Muslimin Lampung dan yang semerek ; Islam wajib berjamaah maksudnya adalah berislam harus punya imam, dan imam yang dimaksud harus di bai’at, dan setiap individu wajib berbaiat, kalau tidak berbaiat jika mati maka mati jahiliyyah alias kafir, dan yang dimaksud imam adalah imam mereka masing-masing. Kalau menurut Jamaah Muslimin (Hizbullah) berarti imamnya hizbullah Kalau menurut LDII berarti imamnya LDII Kalau menurut Jamaah Khilafah Muslimin Lampung berarti Imam Khilafatul muslimin dst. Hadits berikut ini adalah hadits yang digunakan oleh mereka untuk menjerat kaum muslimin masuk kepada jamaah mereka namun sebenarnya justru membantah faham sesat mereka. Yaitu hadit Hudzaifah ibnu yaman rodyiyallahu ‘anhu Haditnya panjang kita cukupkan di sini saja : kaifa ta’muruni in adroktu dzalik : bagaimana yang Engkau perintahkan kepadaku jika aku menjumpai yang demikian ya Rasul ? Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjaw...

Jokam Bertanya Ustadz Dzulqarnain Menjawab

Pada malam senin bulan Desember 2008 saya   berbincang-bincang dengan tokoh serta para mubalig LDII tentang peristiwa yang terjadi pada pak Mauludin. Saya memberikan pendapat pada mereka ”alangkah baiknya kita cari tahu berita yang sebenarnya terjadi pada Pak Mauludin,agar kegundahan hati kita terjawab”, sebagian dari mereka menolak dan memberikan alasan “kita TAAT IMAM saja,kita   tidak usah mencari-cari sesuatu yang telah di ijtihadkan imam yang jelas Mauludin telah murtad”. Alhamdulillah saya bertemu dengan Pak Irwan Taniboya (Mantan Ketua DPD LDII PALU dan sekarang menjadi donatur LDII di Gorontalo) dan Ustadz Romy yang tidak lain adalah menantunya Pak Irwan sekaligus Mubalig desa LDII.di sela-sela pembicaraan saya menyodorkan nomor telepon Pak Hamzah Balikpapan agar dengan nomor itu bisa kita dapatkan info dan melacak keberadaan pak Mauludin. Dan Alhamdulillah membuahkan hasil dan kami pun menjalin informasi dengan Mauludin seputar yang terjadi. ...