Langsung ke konten utama

Oleh-Oleh Renungan Buat Teman dan saudara ku di LDII

Oleh2 renungan buat teman, saudara dan handai tolanku:
1. Sy dulu didoktrin bahwa ibadah orang diluar sana tidak syah dan tidak diterima karena mereka tidak mangkul musnad mutassil, tidak punya SANAD.
Tapi ketika saya tanya, “sanad guru kita mana?” Dijawab “waktu itu hilang di becak”
Astagfirullohal adziim… Jadi sejak dulu saya menyalahkan semua ibadah org lain karena tidak memiliki sesuatu yang ternyata sayapun tidak milikinya???

2. Saya didoktrin bahwa kitalah satu2nya jamaah (di Indonesia) yang benar karena kita paling awal karena telah dibentuk th41 oleh 3 orang secara sembunyi2???

3. Saya dulu didoktrin bahwa jika tidak punya amir dan tidak baiat maka Islamnya tidak syah atau kafir. Tapi kalau ditanya orang lain, saya disuruh mengaku tidak punya amir tidak baiat.
Astagfirullohal adziim… Saya diajar utk mengkafirkan orang lain karena tidak melakukan sesuatu yang saya dilarang memberitahukan mereka???

4. Saya didoktrin bahwa ilmu (pengertian berjamaah) yang diajarkan ini adalah murni bersumber dari Mekah, tapi ketika bbrp teman muballigh, sahabat dan keluarga saya menanyakan pada guru/ulamanya langsung disana, ternyata diingkari oleh gurunya sendiri dan bahkan dikategorikan firqoh???

Bertanyalah dalam hati, apakah ini benar2 ISLAM yang diajarkan oleh Rosululloh? Apakah begini agama ISLAM yang paling mulia dan menjadi rohmatal lil'alaamiin???

Kalau baca kata “SAYA” ganti dengan “KITA” ya… lalu renungi dengan baik dan minta petunjuk pada Allah ta’ala.

Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah… Wa makaruu wamakarulloh…
Jazakumullohu khoiro atas perhatian semuanya
Semoga Allah melindungi kita dari subhat dan firqoh, aamiin…
Uhibbukum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat balasan dari Syaikh Abdul Muhaimin Abu Samah

Tahun 1965 M, datang surat balasan dari Syaikh Abdul Muhaimin Abu Samah (meninggal 1978 M), Imam Masjidil Harom dan Pengajar di Darul Hadits Khairiyah Mekkah, kepada Juraij Mahfudh terkait pertanyaannya kepada Mahad Darul Hadits Mekkah mengenai pengakuan pendiri Islam Jamaah Haji Nur Hasan Ubaidah:  1. Apakah benar beliau ini lulusan dari Darul Hadits?  2. Apakah benar doktrin manqul yang beliau ajarkan?  3. Apakah benar pengakuannya bahwa ia adalah wakil dari Amirul mukminin (rahasia) ?. Maka Syaikh Abdul Muhaimin menjawabnya dengan surat ini (lengkapnya silahkan baca digambar), yang secara ringkas : 1. Beliau menantang Haji Nur Hasan agar menunjukan bukti syahadah (ijazah)nya yang sah berstempel kalau betul ia lulusan Darul Hadits. Beliau juga membantah doktrin manqul sebab kitab-kitab yang sudah dihimpun sudah dapat diterima walaupun tanpa manqul sekalipun. 2. Beliau membantah pengakuannya terkait amirul mukminin dan beliau mengatakan bahwa dunia s...

MANA YANG AKAN ENGKAU BAIAT???

Bagi orang Jamaah Musllimin (Hizbullah), LDII, Jamaah Khilafah Muslimin Lampung dan yang semerek ; Islam wajib berjamaah maksudnya adalah berislam harus punya imam, dan imam yang dimaksud harus di bai’at, dan setiap individu wajib berbaiat, kalau tidak berbaiat jika mati maka mati jahiliyyah alias kafir, dan yang dimaksud imam adalah imam mereka masing-masing. Kalau menurut Jamaah Muslimin (Hizbullah) berarti imamnya hizbullah Kalau menurut LDII berarti imamnya LDII Kalau menurut Jamaah Khilafah Muslimin Lampung berarti Imam Khilafatul muslimin dst. Hadits berikut ini adalah hadits yang digunakan oleh mereka untuk menjerat kaum muslimin masuk kepada jamaah mereka namun sebenarnya justru membantah faham sesat mereka. Yaitu hadit Hudzaifah ibnu yaman rodyiyallahu ‘anhu Haditnya panjang kita cukupkan di sini saja : kaifa ta’muruni in adroktu dzalik : bagaimana yang Engkau perintahkan kepadaku jika aku menjumpai yang demikian ya Rasul ? Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjaw...

Jokam Bertanya Ustadz Dzulqarnain Menjawab

Pada malam senin bulan Desember 2008 saya   berbincang-bincang dengan tokoh serta para mubalig LDII tentang peristiwa yang terjadi pada pak Mauludin. Saya memberikan pendapat pada mereka ”alangkah baiknya kita cari tahu berita yang sebenarnya terjadi pada Pak Mauludin,agar kegundahan hati kita terjawab”, sebagian dari mereka menolak dan memberikan alasan “kita TAAT IMAM saja,kita   tidak usah mencari-cari sesuatu yang telah di ijtihadkan imam yang jelas Mauludin telah murtad”. Alhamdulillah saya bertemu dengan Pak Irwan Taniboya (Mantan Ketua DPD LDII PALU dan sekarang menjadi donatur LDII di Gorontalo) dan Ustadz Romy yang tidak lain adalah menantunya Pak Irwan sekaligus Mubalig desa LDII.di sela-sela pembicaraan saya menyodorkan nomor telepon Pak Hamzah Balikpapan agar dengan nomor itu bisa kita dapatkan info dan melacak keberadaan pak Mauludin. Dan Alhamdulillah membuahkan hasil dan kami pun menjalin informasi dengan Mauludin seputar yang terjadi. ...