Langsung ke konten utama

Surat dari Bapak Nurhasan Al-Ubaidah (vesi EYD-Ejaan Yang di Sempurnakan)





Tanggal : 1 September 1962
Surat Halaman 1, berbunyi:
Pengumuman dan Perintah
Kepada Semua Murid Madrasah (Djama’ah Qur,an Hadits)
Bismillahirohmanirahiim
Assalamu’alaikum Wr Wb
Saya Kyai Haji Nurhasan Al Kyai H.Ubaidah, bekas guru dan pembentuk serta Pemimpin madrasah darul hadits (Jama’ah Qur’an Hadits), berkediaman di Kp Burengan Kediri.
Mengingat:

  1. Adanya larangan Pihak Pemerintah Republik Indonesia setempat atas berdirinya organisasi tersebut dan adanya larangan untuk membuka serta menyelenggarakan pengajian-pengajian atau membuat kegiatan-kegiatan lainnya dari pada organisasi itu
  2. Tanggung Jawab kepada Allah Swt, atas semua bekas murid organisasi tersebut agar senantiasa terpimpin di dalam Islam dan karenanya menjadi selamat dunia dan akhirat
  3. Telah adanya Jama’ah Muslimin (Hizbullah) yang dipimpin oleh Bapak Wali Al Fattah sebagai IMAM, berpusat di Jakarta Raya sejak tahun 1372H (tahun 1953 M), yang secara sungguh-sungguh berkehendak mempelajari dan mengamalkan Al Qur’an dan Al Hadits menurut pengertian yang semestinya,
  4. Kewajiban bagi Muslimin untuk senantiasa berada di dalam Jama’ah
Menimbang:
Dsb,dsb......
Memutuskan:

  1. Membubarkan Madrasah Darul Hadits (Djama’ah Qur’an Hadits) sejak terjadinya pelarangan atas organisasi tersebut oleh Pihak Pemerintah Republik Indonesia setempat
  2. Menghapus Semua pangkat-pangkat atau sebutan-sebutan sehubungan dengan adanya organisasi tersebut ( Imam atau Amiril Mu’minin dan amir-amir)
  3. Memerintahkan kepada semua bekas murid madrasah “Darul Hadits” (Djama’ah Qur’an Hadits) agar supaya tetap berada di dalam satu-satunya Jama’ah Muslimin “Hizbullah” yang berpusat di Jakarta-Raya dan dipimpin oleh Bapak Wali Al Fattah sebagai Imam , dan atau memasuki “Al-Jama’ah” itu bilamana belum menyatakan “bai’ah” sebagai warganya.
  4. Demikian Pengumuman dan Perintah ini agar supaya di taati oleh mereka yang benar-benar mengakui bekas murid Darul Hadits ( Djama’ah Qur’an Hadits) dan Mukhlis memperibadati kepada Allah swt semata-mata serta jauh dari nafsu atau maksud selainnya.
Menyetujui
Djama’ah Muslimin Hizbullah
Imam,
-(TandaTangan dan Cap)-
Wali Al Fattah
**
Saya yang mengumumkan dan Memerintahkan
-(TandaTangan)-
K.H Nurhasan al-Ubaidah
Surat Halaman 2, berbunyi:
Djakarta, 1 September 1962
SURAT KUASA

Bismillahirohmanirrohiim
Saya, Kyai H. Nurhasan Al-Ubaidah bekas guru dan pembentukserta pemimpin Madrasah “Darul Hadits” ( Djama’ah Qur’an Hadits) berkediaman di kampung Burengan Kediri, dengan ini memberi kuasa kepada
1. M.S.R Karto Raharjo.-
2. Buchari.-
Dua-duanya dari Jakarta, untuk menyampaikan “Pengumuman dan Perintah” kepada semua bekas murid Madrasah “Darul Hadits” (Djama’ah Qur’an Hadits) guna dimaklumi dan dita’ati
Yang dikuasai,
1. M.S.R Karto Raharjo.- ( Tandatangan)
2. Buchari.-(Tandatangan)


Yang Memberi Kuasa
-( TandaTangan)-
Nurhasan Al Ubaidah
**selesai**

silahkan dilihat videonya tentang bai'atnya Pak Nurhasan pada Wali Al Fattah: https://www.youtube.com/watch?v=rx7TiddQRLE

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat balasan dari Syaikh Abdul Muhaimin Abu Samah

Tahun 1965 M, datang surat balasan dari Syaikh Abdul Muhaimin Abu Samah (meninggal 1978 M), Imam Masjidil Harom dan Pengajar di Darul Hadits Khairiyah Mekkah, kepada Juraij Mahfudh terkait pertanyaannya kepada Mahad Darul Hadits Mekkah mengenai pengakuan pendiri Islam Jamaah Haji Nur Hasan Ubaidah:  1. Apakah benar beliau ini lulusan dari Darul Hadits?  2. Apakah benar doktrin manqul yang beliau ajarkan?  3. Apakah benar pengakuannya bahwa ia adalah wakil dari Amirul mukminin (rahasia) ?. Maka Syaikh Abdul Muhaimin menjawabnya dengan surat ini (lengkapnya silahkan baca digambar), yang secara ringkas : 1. Beliau menantang Haji Nur Hasan agar menunjukan bukti syahadah (ijazah)nya yang sah berstempel kalau betul ia lulusan Darul Hadits. Beliau juga membantah doktrin manqul sebab kitab-kitab yang sudah dihimpun sudah dapat diterima walaupun tanpa manqul sekalipun. 2. Beliau membantah pengakuannya terkait amirul mukminin dan beliau mengatakan bahwa dunia s...

MANA YANG AKAN ENGKAU BAIAT???

Bagi orang Jamaah Musllimin (Hizbullah), LDII, Jamaah Khilafah Muslimin Lampung dan yang semerek ; Islam wajib berjamaah maksudnya adalah berislam harus punya imam, dan imam yang dimaksud harus di bai’at, dan setiap individu wajib berbaiat, kalau tidak berbaiat jika mati maka mati jahiliyyah alias kafir, dan yang dimaksud imam adalah imam mereka masing-masing. Kalau menurut Jamaah Muslimin (Hizbullah) berarti imamnya hizbullah Kalau menurut LDII berarti imamnya LDII Kalau menurut Jamaah Khilafah Muslimin Lampung berarti Imam Khilafatul muslimin dst. Hadits berikut ini adalah hadits yang digunakan oleh mereka untuk menjerat kaum muslimin masuk kepada jamaah mereka namun sebenarnya justru membantah faham sesat mereka. Yaitu hadit Hudzaifah ibnu yaman rodyiyallahu ‘anhu Haditnya panjang kita cukupkan di sini saja : kaifa ta’muruni in adroktu dzalik : bagaimana yang Engkau perintahkan kepadaku jika aku menjumpai yang demikian ya Rasul ? Maka Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjaw...

Jokam Bertanya Ustadz Dzulqarnain Menjawab

Pada malam senin bulan Desember 2008 saya   berbincang-bincang dengan tokoh serta para mubalig LDII tentang peristiwa yang terjadi pada pak Mauludin. Saya memberikan pendapat pada mereka ”alangkah baiknya kita cari tahu berita yang sebenarnya terjadi pada Pak Mauludin,agar kegundahan hati kita terjawab”, sebagian dari mereka menolak dan memberikan alasan “kita TAAT IMAM saja,kita   tidak usah mencari-cari sesuatu yang telah di ijtihadkan imam yang jelas Mauludin telah murtad”. Alhamdulillah saya bertemu dengan Pak Irwan Taniboya (Mantan Ketua DPD LDII PALU dan sekarang menjadi donatur LDII di Gorontalo) dan Ustadz Romy yang tidak lain adalah menantunya Pak Irwan sekaligus Mubalig desa LDII.di sela-sela pembicaraan saya menyodorkan nomor telepon Pak Hamzah Balikpapan agar dengan nomor itu bisa kita dapatkan info dan melacak keberadaan pak Mauludin. Dan Alhamdulillah membuahkan hasil dan kami pun menjalin informasi dengan Mauludin seputar yang terjadi. ...